
Malang, 14 Agustus 2026 — Jumat, 14 Agustus 2026 menjadi hari yang penuh semangat dan visi global bagi Fakultas Ilmu Keislaman (FIK) Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang. Pada hari itu, FIK Unira Malang kembali menggelar Rapat Persiapan International Seminar on Islamic Education and Peace (ISIEP) 2026 secara daring — sebuah pertemuan virtual yang menjadi bagian dari serangkaian rapat persiapan yang dilakukan secara intensif dan berkesinambungan dalam rangka mematangkan seluruh aspek penyelenggaraan seminar internasional bergengsi yang telah menjadi agenda tahunan paling prestisius di lingkungan FIK Unira Malang ini.
Rapat persiapan ISIEP 2026 ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Raden Rahmat Malang sebagai kelanjutan dari rapat perdana yang telah digelar sebelumnya pada Sabtu, 8 Agustus 2026. The 6th ISIEP 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung secara daring pada Rabu, 11 November 2026, mengusung tema besar “Islamic Education for a Peaceful and Sustainable Future: Bridging Ecotheology, Deep Learning, and Technology”. Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin mendekat, intensitas persiapan yang dilakukan oleh panitia semakin meningkat, dan rapat pada 14 Agustus 2026 ini menjadi salah satu momen penting dalam memastikan bahwa seluruh persiapan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan secara cermat dan terstruktur.
Rapat daring ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FIK Unira Malang, tim panitia ISIEP 2026 yang terdiri dari para dosen dan tenaga kependidikan yang telah diberi amanah untuk mengelola penyelenggaraan seminar internasional ini, serta perwakilan dari Program Studi PGMI dan PAI yang turut terlibat aktif dalam kesuksesan penyelenggaraan ISIEP 2026. Meskipun rapat berlangsung secara virtual, semangat dan fokus seluruh peserta tidak sedikit pun berkurang — setiap agenda dibahas dengan serius, setiap keputusan diambil dengan penuh pertimbangan, dan setiap kendala yang muncul dihadapi dengan solusi yang konstruktif dan dapat langsung dieksekusi.
Kegiatan berlangsung secara daring pada Jumat, 14 Agustus 2026, memanfaatkan platform virtual yang memungkinkan seluruh anggota tim panitia untuk hadir dan berkontribusi secara real-time meskipun berada di lokasi yang berbeda-beda. Format daring yang dipilih untuk rapat persiapan ini mencerminkan fleksibilitas dan adaptabilitas FIK Unira Malang dalam mengelola agenda-agenda besar di tengah padatnya jadwal akademik yang sedang berjalan secara bersamaan — membuktikan bahwa koordinasi yang efektif dan produktif tidak harus selalu mengorbankan mobilitas para peserta yang terlibat.
The 6th ISIEP 2026 ditargetkan diikuti oleh 500 peserta dengan 150 presenter, serta menghadirkan lima pembicara yang terdiri atas tiga pembicara dari luar negeri dan dua pembicara dari Indonesia. Dengan target yang sangat ambisius tersebut, rapat persiapan pada 14 Agustus 2026 ini membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan langsung dengan upaya pencapaian target tersebut — mulai dari perkembangan pendaftaran peserta dan presenter, koordinasi dengan calon pembicara internasional dan nasional, finalisasi teknis penyelenggaraan seminar secara daring, strategi promosi dan penyebaran informasi yang lebih masif kepada komunitas akademik di tingkat nasional maupun internasional, hingga pembahasan berbagai detail teknis dan administratif yang perlu diselesaikan sebelum hari pelaksanaan tiba.
Tema seminar yang dijabarkan ke dalam 12 subtema ini antara lain mencakup Islamic Ecotheology and Environmental Ethics, Peace Education and Islamic Perspectives, Deep Learning and the Transformation of Islamic Education, serta Artificial Intelligence, IoT, and Emerging Technologies in Islamic Education. Keluasan dan kedalaman subtema yang ditawarkan dalam ISIEP 2026 ini mencerminkan ambisi FIK Unira Malang untuk menjadikan forum ini sebagai ruang akademik yang benar-benar komprehensif, multidimensi, dan mampu mengakomodasi berbagai perspektif keilmuan yang relevan dengan tantangan pendidikan Islam kontemporer di tingkat global.
Rapat Persiapan ISIEP 2026 yang digelar secara daring pada 14 Agustus 2026 ini adalah bukti nyata dari kesungguhan dan profesionalisme Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Raden Rahmat Malang dalam mengelola agenda akademik internasional yang tidak hanya berskala besar, tetapi juga berdampak luas bagi pengembangan keilmuan pendidikan Islam di tingkat nasional dan global. Bagi Program Studi PGMI khususnya, keterlibatan aktif dalam penyelenggaraan ISIEP 2026 adalah kesempatan emas untuk memperluas jaringan akademik, memperkaya wawasan keilmuan, dan menegaskan kontribusi nyata PGMI FIK Unira Malang dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang damai, inovatif, dan berwawasan masa depan. FIK Unira Malang terus bergerak — dan ISIEP 2026 adalah salah satu bukti paling nyata dari pergerakan itu.
Ditulis oleh Tim Redaksi Website PGMI FIK Universitas Islam Raden Rahmat Malang
